Test


<!– Start Kode –>
<script type=’text/javascript’ src=’http://BloggerBersatu.com/tampil.php?u=rid1smile&t=3&j=ff0000&i=000000&url=BB096B&b=FFFFFF&back=ffffff&kode=b80128c30bce2354f0676526aa69fabd&id=d41d8cd98f00b204e9800998ecf8427e’></script>
<!– End Kode –>

Analisis CSR PT Tjiwi Kimia

NAMA : Ridwan Ardiansyah (11208051)

KELAS : 4EA03

DOSEN : Titi Ayem Lestari

SOFTSKILL

UNIVERSITAS GUNADARMA

20010/2011

Corporate Social Responsibility dalam bahasa Indonesia dikenal dengan tanggungjawab sosial perusahaan sedangkan di Amerika, konsep ini seringkali disamakan dengan corporate citizenship. Pada intinya, keduanya dimaksudkan sebagai upaya perusahaan untuk meningkatkan kepedulian terhadap masalah sosial dan lingkungan dalam kegiatan usaha dan juga pada cara perusahaan berinteraksi dengan stakeholder yang dilakukan secara sukarela. Selain itu, tanggungjawab sosial perusahaan diartikan pula sebagai komitmen bisnis untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan, bekerja dengan para karyawan perusahaan, keluarga karyawan dan masyarakat setempat (local) dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan.

Tanggung jawab sosial didefinisikan sebagai: “The way in which a business behaves towards other groups or individuals in its social environment: customer, other business, employees and investors”. Dengan dipenuhinya kewajiban-kewajiban ini maka perusahaan telah melakukan kegiatannya secara berkelanjutan dan tidak merugikan kepentingan para stakeholdernya. Perusahaan dalam mencari laba diperbolehkan, tetapi jangan pula mengabaikan hak-hak yang terkandung dan dimiliki oleh konsumen, investor dan masyarakat. Lebih dari itu ketika pembangunan perusahaan telah sesuai dengan kawasan peruntukannya, maka pengusaha perlu melaksanakan berbagai kewajiban untuk meminimalisir kerugian yang dialami konsumen, karyawan, investor, maupun kerusakan kualitas lingkungan hidup antara lain :

a. Kewajiban terhadap konsumen

- Konsumen memiliki hak untuk mendapatkan produk yang aman.

- Konsumen memiliki hak untuk mendapatkan informasi tentang spesifikasi produk yang dijual perusahaan, antara lain dengan mencantumkan label yang benar.

- Konsumen memiliki hak untuk didengarkan, perusahaan dapat membuka kontak pelanggan melalui kotak pos atau nomor telepon.

- Konsumen memiliki hak untuk dapat dapat memilih barang yang mereka beli.

- Kolusi dalam penetapan harga yang merugikan konsumen tidak dilakukan.

- Kampanye iklan tidak dilakukan secara berlebihan.

- Kampanye iklan diikuti oleh produksi dan distribusi produk sesuai dengan pesan-pesan iklan.

- Kampanye iklan perlu memperhatikan faktor berikut ini: tidak menayangkan materi iklan yang menonjolkan anak-anak sedang merokok, mencantumkan kandungan kalori lemah kolesterol dalam makanan, komponen vitamin, dan unsur-unsur minuman kesehatan, menayangkan dengan gencar produk konsumsi yang tidak layak dan tidak halal untuk dikonsumsi, memberikan iming-iming hadiah jika membeli produk dengan gencar, materi iklan dan film yang tidak baik untuk ditonton oleh anak-anak dan bersifat pornografi.

b. Kewajiban terhadap karyawan

- Melakukan proses seleksi dan penempatan pegawai secara transparan dengan mengajak para calon pegawai dari sekitar komunitas untuk berpartisipasi.

- Memberikan posisi jabatan dan balas jasa gaji dan pengupahan, serta promosi jabatan tanpa memandang agama, gender, suku bangsa, senioritas dan asal negara.

- Mematuhi peraturan dan UU ketenagakerjaan yang dikeluarkan oleh Pemerintah.

c. Kewajiban terhadap investor

- Meniadakan berbagai potensi kecurangan yang mungkin timbul di perusahaan terhadap investor.

- Menghindari praktek pembuatan laporan keuangan yang disemir dan tidak sesuai dengan standar pelaporan akuntansi yang berlaku.

- Tidak melakukan perbuatan ilegal seperti mengeluarkan cek kosong dan proses pencucian uang (money laundry).

- Tidak melakukan proses “insider trading” dalam menjual surat berharga perusahaan.

- Mematuhi ketentuan tentang GAAP (Generally Accepted Accounting Practices), ketentuan pasar modal bagi para emiten dan pedoman GCG yang diberlakukan perusahaan.

d. Kewajiban terhadap Masyarakat dan Lingkungan Hidup

- Menjalankan program community social responsibility, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian kualitas lingkungan hidup.

- Memperhitungkan dampak lintas sektor dalam proses produksi dengan memanfaatkan bahan baku alam secara berkelanjutan.

- Menerapkan prinsip SIDEC, Sustainabilitas, Interdependence, Diversitas, Equity, Cohesion dalam pengelolaan dan pemanfaatan lingkungan alam.

- Mengembangkan pola hidup “kekitaan” ketimbang “keakuan” (Emil Salim).

- Menghasilkan proses produksi dengan mengoptimalkan upaya renewable resources, daur ulang non-renewable resources, mengupayakan zero-waste clean technology; dan pemanfaatan tataruang dan proses produksi dengan sedikit limbah dan polusi.

CSR yang dilakukan oleh PT Tjiwi Kimia

Memaknai Tanggung Jawab Sosial

Masyarakat juga merupakan bagian dari perusahaan. Jika masyarakat senang, perusahaan ikut merasakan senang. Begitu pula sebaliknya.”

Edwin Sutalaksana Direktur Tjiwi Kimia

EJATINYA, menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) bukan sekadar urusan melaksanakan perintah undang-undang. Lebih dari itu, CSR mestinya bisa dimaknai lebih strategis sebagai alat untuk mendekatkan hubungan perusahaan dengan masyarakat mendongkrak citra perusahaan, bahkan meningkatkan pendapatan dan keuntungan perusahaan.

Pemaknaan lebih terhadap CSR akan membawa karakter sebuah perusahaan dalam berhubungan dengan masyarakat dan lingkungan menjadi lebih kuat Perusahj.in dengan karakter sosial yang kuat dan betul-betul serius menjalankan tanggung jawabnya sangat mungkin akan terhindar dari resistensi masyarakat maupun lingkungan sekitor

Hal itu sudah cukup dibuktikan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk yang berlokasi di Desa Kramat Tumenggung, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Jawa Timur. Selama bertahun-tahun sejak didirikan pada 1972 lalu. Tjiwi Kimia tidak pernah memandang masyarakat dan lingkungan sebagai musuh yang harus ditaklukkan.

“Masyarakat juga merupakan bagian dari perusahaan. Jika masyarakat senang, perusahaan ikut merasakan senang. Begitu pula sebaliknya,” tegas Direktur Tjiwi Kimia Edwin Suryalaksana.

Dengan menempati lahan seluas 250 hektare, melewati 2 kecamatan dan 6 desa di pinggir Sidoarjo, ditambah dengan jumlah karyawan yang mencapai 12 ribu orang lebih, Tjiwi memang sangat membutuhkan hubungan yang positif dengan masyarakat dan lingkungan.

Karena itulah, kata Edwin, Tjiwi Kimia sangat komit melakukan CSR melalui beragam program dan kegiatan. Mulai dari program CSR paling sederhana seperti pemberian bantuan {cluirity) hingga program pengembangan masyarakat dengan konsep kemitraan.

Komitmen itu bahkan tidak memandang besaran dana. Bila melihat daftar kegiatan CSR Tjiwi Kimia setiap tahun ditambah dengan sejumlah penghargaan yang mereka dapatkan, bisa diartikan anggaran yang disiapkan perusahaan itu untuk CSR memang besar.

Koperasi karyawan

Secara umum, CSR Tjiwi Kimia memiliki unsur yang lengkap. Di bidang sosial, perseroan aktif menggalakkan kampanye antinarkobadan HIV/AIDS, kampanye keluarga berencana, donor darah rutin, bakti sosial operasi katarak dan bibir sumbing, serta bantuan uang untuk petugas keamanan sekitar pabrik.

Untuk bidang pendidikan kegiatannya antara lain pemberian beasiswa kuliah di Akademi Teknologi Pulp dan Kertas (ATPK) di Bandung, pendirian rumah pintar, bantuan buku ke sekolah.

Program bina lingkungan misalnya bantuan prasarana dan sarana umum, kampanye zero emission, dan bedah rumah keluarga miskin bekerja sama dengan Yayasan Tzu Chi.

Untuk sektor peningkatan ekonomi masyarakat, kemitraan dan penciptaan industri-industri binaan menjadi fokus Tjiwi Kimia dalam beberapa tahun belakangan. Termasuk dengan memberikan mereka akses kepada tiga bank perkreditan rakyat (BPR) yang dimiliki koperasi karyawan Tjiwi Kimia.

Dalam hampir seluruh kegiatan CSR Tpu i Kimia, peran koperasi karyawan memang tidak terbantahkan. Bagaimana tidak, koperasi dengan total aset sebesar Rp97,7 miliar itu memiliki bidang usaha yang tidak bisa dikatakan kecil. Selain tiga BPR, koperasi juga mengelola rumah sakit Citra Medika, apotek, minimarket dan usaha penyewaan mobil.

Rombong Biru

Namun dari semua kegiatan itu, ada satu aktivitas tanggung jawab sosial yang sangat menarik yang dilakukan Tjiwi Kimia di lingkungan kerjanya. Yaitu keberadaan pasukan Rombong Biru, yang selalu menyerbu ke dalam area pabrik saat jam istirahat siang hari.

Apa itu Rombong Biru? Disebut begitu karena mereka berseragam biru-biru dan membawa rombong (semacam gerobak makan) di bagian belakang sepeda. “Mereka pedagang makanan yang memang difasilitasi untuk bisa menjual makanan ke karyawan, tapi khusus saat jam istirahat siang. Seragamnya juga kita kasih, biar teratur saja,” cerita Edwin.

Awalnya, mereka adalah pedagang yang sekitar 12-15 tahun lalu harus mencuri-curi kesempatan untuk bisa masuk ke area pabrik dan menjajakan makanan. “Daripada begitu, akhirnya kita fasilitasi sekalian,” kata Edwin.

Saat ini ada sekitar 30-an pedagang yang termasuk Rombong Biru ini. Mereka cukup beruntung karena Tjiwi Kimia tidak cuma memberi mereka seragam dan kesempatan berusaha, tapi juga kerap membekali mereka dengan pelatihan usaha maupun kuliner.

“Ini salah satu cara kita memberdayakan masyarakat sekitar,” pungkas Edwin. (E-25)

Analisis

PT. Tjiwi Kimia merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengelolaan kertas & sebagainya yang bahan bakunya berasal dari alam yaitu kayu. Perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun 1972 di Sidoharjo. Awal berdirinya perusahaan ini, Tjiwi Kimia tidak pernah memandang masyarakat dan lingkungan sebagai musuh yang harus ditaklukkan. Namun kini dengan adanya undang-undang mengenai CSR & PT. Tjiwi Kimia sudah menyadari bahwa masyarakat juga merupakan bagian dari perusahaan, jika masyarakat senang, perusahaan ikut merasakan senang. Begitu pula sebaliknya. Program yang dilakukan perusahaan mengenai CSR sangat beragam dari CSR Kewajiban terhadap karyawan diantaranya koperasi karyawan yang mengelola rumah sakit Citra Medika, apotek, minimarket dan usaha penyewaan mobil. Kewajiban terhadap Masyarakat dan Lingkungan Hidup diantaranya Di bidang sosial, perseroan aktif menggalakkan kampanye antinarkoba dan HIV/AIDS, kampanye keluarga berencana, donor darah rutin, bakti sosial operasi katarak dan bibir sumbing, serta bantuan uang untuk petugas keamanan sekitar pabrik. Untuk bidang pendidikan kegiatannya antara lain pemberian beasiswa kuliah di Akademi Teknologi Pulp dan Kertas (ATPK) di Bandung, pendirian rumah pintar, bantuan buku ke sekolah.Program bina lingkungan misalnya bantuan prasarana dan sarana umum, kampanye zero emission, dan bedah rumah keluarga miskin bekerja sama dengan Yayasan Tzu Chi.

Namun disayangkan PT. Tjiwi Kimia yang bergerak dibidang pengelolaan kertas yang bahan bakunya bersumber dari alam tidak melakukan CSR dibidang Lingkungan hidup diantaranya menanam kembali hutan yang gundul,menghijaukan kota dan lainnya.

Sumber :

http://bataviase.co.id/node/773455

http://rosita.staff.uns.ac.id/2010/07/23/corporate-social-responsibility/

Etika Bisnis

NAMA : Ridwan Ardiansyah (11208051)
KELAS : 4EA03
DOSEN : Titi Ayem Lestari

SOFTSKILL

UNIVERSITAS GUNADARMA
20010/2011

Menurut bahasa Yunani Kuno, etika berasal dari kata ethikos yang berarti “timbul dari kebiasaan”. Etika adalah cabang utama
filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. Etika terbagi menjadi tiga bagian utama: meta-etika (studi konsep etika), etika normatif (studi penentuan nilai etika), dan etika terapan (studi penggunaan nilai-nilai etika) (id.wikipedia.org).
Etika bisnis memiliki padanan kata yang bervariasi, yaitu (Bertens, 2000):
1. Bahasa Belanda  bedrijfsethiek (etika perusahaan).
2. Bahasa Jerman  Unternehmensethik (etika usaha).
3. Bahasa Inggris  corporate ethics (etika korporasi).
Analisis Arti Etika
Untuk menganalisis arti-arti etika, dibedakan menjadi dua jenis etika (Bertens, 2000):
1. Etika sebagai Praktis
a. Nilai-nilai dan norma-norma moral sejauh dipraktekkan atau justru tidak dipraktekkan walaupun seharusnya dipraktekkan.
b. Apa yang dilakukan sejauh sesuai atau tidak sesuai dengan nilai dan norma moral.
2. Etika sebagai Refleksi
a. Pemikiran moral  berpikir tentang apa yang dilakukan dan khususnya tentang apa yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan.
b. Berbicara tentang etika sebagai praksis atau mengambil praksis etis sebagai objeknya.
c. Menyoroti dan menilai baik buruknya perilaku orang.
d. Dapat dijalankan pada taraf populer maupun ilmiah.
Perkembangan Etika Bisnis
Berikut perkembangan etika bisnis menurut Bertens (2000):
1. Situasi Dahulu
Pada awal sejarah filsafat, Plato, Aristoteles, dan filsuf-filsuf Yunani lain menyelidiki bagaimana sebaiknya mengatur kehidupan manusia bersama dalam negara dan membahas bagaimana kehidupan ekonomi dan kegiatan niaga harus diatur.
2. Masa Peralihan: tahun 1960-an
ditandai pemberontakan terhadap kuasa dan otoritas di Amerika Serikat (AS), revolusi mahasiswa (di ibukota Perancis), penolakan terhadap establishment (kemapanan). Hal ini memberi perhatian pada dunia pendidikan khususnya manajemen, yaitu dengan menambahkan mata kuliah baru dalam kurikulum dengan nama Business and Society. Topik yang paling sering dibahas adalah corporate social responsibility.
3. Etika Bisnis Lahir di AS: tahun 1970-an
sejumlah filsuf mulai terlibat dalam memikirkan masalah-masalah etis di sekitar bisnis dan etika bisnis dianggap sebagai suatu tanggapan tepat atas krisis moral yang sedang meliputi dunia bisnis di AS.
4. Etika Bisnis Meluas ke Eropa: tahun 1980-an
di Eropa Barat, etika bisnis sebagai ilmu baru mulai berkembang kira-kira 10 tahun kemudian. Terdapat forum pertemuan antara akademisi dari universitas serta sekolah bisnis yang disebut European Business Ethics Network (EBEN).
5. Etika Bisnis menjadi Fenomena Global: tahun 1990-an
tidak terbatas lagi pada dunia Barat. Etika bisnis sudah dikembangkan di seluruh dunia. Telah didirikan International Society for Business, Economics, and Ethics (ISBEE) pada 25-28 Juli 1996 di Tokyo.
Pengertian Etika Bisnis
Etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis (Velasquez, 2005).
Dalam menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain adalah:
1. Pengendalian diri
2. Pengembangan tanggung jawab social (social responsibility)
3. Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh pesatnya perkembangan informasi dan teknologi
4. Menciptakan persaingan yang sehat
5. Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan”
6. Menghindari sifat 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi, dan Komisi)
7. Mampu menyatakan yang benar itu benar
8. Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha ke bawah
9. Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama
10. Menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah disepakati
11. Perlu adanya sebagian etika bisnis yang dituangkan dalam suatu hokum positif yang berupa peraturan perundang-undangan
Ada 3 jenis masalah yang dihadapi dalam Etika yaitu
1. Sistematik
Masalah-masalah sistematik dalam etika bisnis pertanyaan-pertanyaan etis yang muncul mengenai sistem ekonomi, politik, hukum, dan sistem sosial lainnya dimana bisnis beroperasi.
2. Korporasi
Permasalahan korporasi dalam perusahaan bisnis adalah pertanyaan-pertanyaan yang dalam perusahaan-perusahaan tertentu. Permasalahan ini mencakup pertanyaan tentang moralitas aktivitas, kebijakan, praktik dan struktur organisasional perusahaan individual sebagai keseluruhan.
3. Individu
Permasalahan individual dalam etika bisnis adalah pertanyaan yang muncul seputar individu tertentu dalam perusahaan. Masalah ini termasuk pertanyaan tentang moralitas keputusan, tindakan dan karakter individual.

Andy hariman(2010). http://andyhariman.blogspot.com/2010/01/pengertian-etika-bisnis.html , 7 oktober 2011

CONTOH KASUS ETIKA BISNIS YANG TIDAK ETIS

NAMA : Ridwan Ardiansyah (11208051)
KELAS : 4EA03
DOSEN : Titi Ayem Lestari

SOFTSKILL

UNIVERSITAS GUNADARMA
20010/2011

Usaha peternakan ayam negeri atau broiler mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan karena tingginya permintaan masyarakat akan daging. Usaha peternakan ayam ini juga memberikan keuntungan yang tinggi dan bisa menjadi sumber pendapatan bagi peternak ayam broiler tersebut. Akan tetapi, peternak dalam menjalankan usahanya masih mengabaikan prinsip-prinsip etika bisnis
Sebenarnya etika bisnis itu secara sederhana adalah cara-cara untuk melakukan kegiatan usaha yang mencangkup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, industri dan masyarakat. Kesemuanya ini mencakup bagaimana kita menjalankan bisnis secara adil, sesuai dengan hukum yang berlaku, dan tidak tergantung pada kedudukan individu ataupun perusahaan di masyarakat Menurut bahasa Yunani Kuno, etika berasal dari kata ethikos yang berarti “timbul dari kebiasaan”. Etika bisnis dalam perusahaan memiliki peran yang sangat penting, yaitu untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value-creation) yang tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh. Tidak bisa dipungkiri, tindakan yang tidak etis yang dilakukan oleh perusahaan akan memancing tindakan balasan dari konsumen dan masyarakat dan akan sangat kontra produktif, misalnya melalui gerakan pemboikotan, larangan beredar, larangan beroperasi dan lain sebagainya. Hal ini akan dapat menurunkan nilai penjualan maupun nilai perusahaan.

Kembali lagi ke usaha peternakan ayam, Akhir-akhir ini usaha peternakan ayam dituding sebagai usaha yang ikut mencemari lingkungan. banyaknya peternakan ayam yang berada di lingkungan masyarakat dirasakan mulai mengganggu oleh warga terutama peternakan ayam yang lokasinya dekat dengan pemukiman penduduk. Masyarakat banyak mengeluhkan dampak buruk dari kegiatan usaha peternakan ayam karena masih banyak peternak yang mengabaikan penanganan limbah dari usahanya. Limbah peternakan yang berupa feses (kotoran ayam), dan sisa pakan serta air dari pembersihan ternak dan kandang menimbulkan pencemaran lingkungan masyarakat di sekitar lokasi peternakan tersebut. Tidak jauh dari rumah saya banyak berdiri peternakan ayam di tengah-tengah penduduk yang tidak jarang terjadi perselisihan antara masyarakat yang berada di sekitar peternakan tersebut dengan pemilik ternak tersebut. Masyarakat mengeluhkan polusi udara atau bau yang tidak sedap dari limbah peternakan ayam tersebut, yang dikarenakan kurangnya manajemen dalam pengelolaan limbah ternak. Selain itu timbulnya banyak lalat yang dikarenakan kurang bersih dan dirawatnya kandang, masyarakat takut lalat tersebut nantinya membawa penyakit. Dan satu lagi dari peternakan ayam negeri masyarakat mengkhawatirkan virus flu burung Avian Infuenza (H5N1)yang pada saat tahun 2008 lagi sedang gempar-gemparnya

Oleh karena itu, peternak ayam negeri atau broiler harus memiliki etika bisnis yang baik bukan hanya mencari keuntungan semata namun juga harusmenciptakan lingkungan yang sehat di sekitar peternakan. Dengan cara pengelolaan limbah yang baik msalkan dijadikan pupuk untyuk tanaman atau untuk pakan ikan lele, menjaga kebersihan lingkungan dengan melakukan penyemprotan kandang disinfetan secara berkala agar tidak timbul banyak lalat & penyakit

Andy hariman(2010). http://andyhariman.blogspot.com/2010/01/pengertian-etika-bisnis.html , 23 september 2011

Rosi (2010). http://rosicute.wordpress.com/2010/11/23/pengertian-etika-bisnis/, 23 september 2011

Payout kembali PTC95

Tepatnya tanggal 12september kemarin kembali saya menerima pembayaraan atau payout dari PTC95, yang sebelumnya juga saya sudah menerima payout dari unpararerel yang kemarin.
langsung saja saya akan tmpilkan print scran sebagai bukti bahwa ptc95 itu buykan scam dan benear2 terbukti membayar.
buktinya di bawwah ini


Jika tidak jelas gambarnya di klik saja.

untuk PTC95 payout’y yaitu minimal $0.05, oleh karena itu kita cepat payout.
untuk pendaftaran bisa Klik link dibawah ini

Bukti payout (pembayaran) donkeymails

Donkeymail merupakan salah satu PAid to click international yang telah terbukti membayar (bukan scam) saya sudah merasakan sendiri pembayaran yang dilazkukan donkeymail walaupun untuk payout’y cukup besar yaitu $1 dan butuh waktu lama dengan kesabaran anda bisa payout secepat mungkin. di donkeymail cara mainnya kita bisa mendaptkan uang selain PTC yaitu membaca email dibaway, mendaftrkan kesitus yang direcomendasikan donkeymail dibayar.
berikut ini bukti dari pembayaran payout donkeymail saya :

untuk pembayaran (payout) donkeymail sangat banyak bisa menggunakan paypal, liberty reserve, AlertPay & OkPay.

Untuk pendaftaran klik link dibawah ini :
DonkeyMails.com: No Minimum Payout

Bukti pembayaran PTC 35

Setalah kemarin saya menulis artikel mengenai bukti pembayaran PTC 25. sekarang giliran PTC 35 membuktikan pembayarannya kepada saya.
PTC 25 & 35 merupakan merupakan dalam satu perusahaan yang sama yaitu dari unpararel group.jadi tak dipungkiri lagi mereka akan membayar kita di dalam PTC’y.
berbeda aturan main adanar PTC 25 & 35 namaun perbedaan itu tak jauh.
cara pendaftarannya pun hampir mirip.
didalam PTC 35 minimal payout/withdraw engan menggunakan paypal yaitu $ 0.08 lebih sedikit minimal payout’y dari pada PTC 25 sedangkan untuk alertpay minimal payout/witdraw yaitu 0,98
untuk sekali klik di dalm PTC ini yaitu $0.005-0.01

Sesuai dengan judul diatas saya tampilkan print screan hasil payout saya yaitu sbb :

untuk lebih jelas gambarnya bisa di klik gambarnya.
saya waktu itu payout sebesar $0.11 dalam jangka waktu 3 hari ternyata PTC.35 telah membuktikan pembayarannya.

untuk pendaftarannya bisa klik di bawah ini

Bukti Pembayaran PTC 25

PTC 25 merupakan salah satu dari sekian PTC yang telah membuktikan pembayarannya kepada saya.
Payout untuk PTC 25 sangat kecil yaitu 0,02 untuk pembayaran melalui paypal & untuk pembayaran alertpay yaitu 0,97
karena payoutnya kecil jd kemungkinan payout sangat sering dilakuakan.
berikut ini gambar salah satu payout saya :

walaupun jumlah paout’y sedikit namun mereka benar-benar bukti membayar.
untuk daftar disini :

 

untuk cara pendaftaranya tidak jauh berbeda seperti daftar PTC-PTC yang lainnya

paid to click incentria

http://www.incentria.com/my_banner.php?u=rid1smile&s=186234520

http://shahrulnizam.biz/hpa/index.php?ref=rid1smile

http://id.ipanelonline.com/register.html?inviter_id=944969

Ipanelonline.com Survay indonesia yang benar-benar membayar

setelah menunggu 5 hari menunggu cashout akhirnya Ipanelonline.com terbukti membayar.saya kira meraka tidak membayar saya. dibawah ini adalah bukti pembayarannya dengan menggunakan paypal

untuk mendaftar silakan login dibawah ini :

http://id.ipanelonline.com/register.html?inviter_id=969924

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.