Review Raja Pencet – pencet Tak Mau Geser

Kasus 1

Raja

Pencet – Pencet Tak Mau Geser

JOURNAL REVIEWS:

Disusun Oleh:

Nama    : Ridwan Ardiansyah

Npm               : 11208051

Kelas                       : 2EA03

Mata Kuliah

Manajemen Pemasaran

DOSEN

Muhammad Yunanto

UNIVERSITAS GUNADARMA

Tentang isi Artikel:

Di zaman era modern saat ini alat komunikasi berupa telepon genggam memang bukan lagi barang mewah yang dimiliki seseorang, berbeda dengan 10 tahun yang lalu telepon genggam atau HP hanya dimiliki oleh orang – orang yang memiliki kantong tebal. Di dalam dunia pemasaran khususnya alat komunikasi ini mempermudah untuk melakukan pemasaran sebuah produk hanya dalam waktu hitungan detik pesan promosi bisa dikirim ke jutaan orang, biaya promosi yang dikeluarkan jadi lebih murah dan tingkat respon konsumen yang tinggi dibandingkan dengan media lain sehinnga membuat efesian dan efektif dalam dunia pemasaran.

Artikel ini membahas mengenai produksi ponsel bermerek nokia yang dari dahulu hinnga saat ini menjadi trade senter  dan belum ada yang mengalahkan penjualan produk ini. Kenapa merek nokia ini dari dahulu sampai sekarang masih eksis sehinga  banyak sekali diminati konsumen??? Dikarenakan produk ini senantiasa mengikuti kemajuan teknologi, harganya yang terjangkau  oleh konsumen, baik kalangan menengah ke bawah maupun ke atas. dari sisi kemasan produk, produk nokia ini hadir dengan berbagai macam warna, bentuk dan model serta layanan purna jual/ after sale yang tersedia hampir di seluruh kota sehinngga konsumen mendapatkan pelayanan yang memuaskan. Dalam persepsi konsumen nokia melakuakan diferensiasi (perbedaan), target pasar untuk menempatkan keunikan, keistimewaan, kecanggihan dan keunggulan produk  sehingga produk ini sangat berarti bagi konsumen.

Keunggulan – keungulan dari produk hinnga layanan purna jual ini sehinnga membuat nokia selalu menjadi pemimpin pasar mengalahkan para pesaingnya di bidang alat komunikasi seperti Sony Erricson, Samsung diemen, Motorolla dan sebagainya. Disamping itu manajer Nokia selalu memperkenalkan produknya melalui berbagai bentuk macam iklan bahkan untuk bulan april yang akan datang menyediakan anggaran sebesar Rp. 30.000.000,- untuk empat alternative media advertising yaitu :

  1. Memasang iklan pada surat kabar lokal dengan biaya sebesar Rp 350.000 periklan dan diharapkan dapat menjangkau 800 konsumen potensial.
  2. Membeli siaran TV lokal dengan biaya per 30 detik sebesar Rp 1.500.000 dan dapat menjangkau 7000 konsumen potensial.
  3. Memasang iklan pada majalah dengan biaya Rp 1.000.000 per edisi dan dapat menjangkau 9.500 konsumen potensial.
  4. Mendistribusikan contoh produk secara gratis dengan biaya sebesar Rp 100.000/peti berisi 200 unit HP, dan dapat menjangkau 350 konsumen potensial.

Kontribusi penelitian:

  1. Untuk mengetahui dan membuktikan bahwasanya perusahaan nokia yang berbasis teknologi komunikasi dari dahlu hinnga kini masih  eksis dan menjadi trade senter(pemimpin) dalam penjualannya. Dan juga  mengalahkan para pesaing – pesaingnya yang bergelut dipasar dipasar komunikasi.

2.    Untuk mengetahui seberapa jauh kepuasan pelanggan dan loyalitas konsumen terhadap produk nokia dengan           adanya hubungan disisi pelayanan purnajual yang berada dimana – mana; kemasan produk nokia yang bervariasi dari segi warna, bentuk dan model; dan dari sisi periklanan yang bervariatif dilakukan nokia untuk memanjakan konsumen   sehinnga sampai saat ini nokia masih eksis

Tanggapan dan kritik terhadap artikel:

1. Artikel ini bersifat deskripsi yaitu menceritakan / menjelaskan wacana yang ada dan focus  kepada wacana yang ada.

2.  Pembahasan penelitian menghasilkan antara lain:

. Alat komunikasi bukan lagi sebagai barang mewah saat ini kareana setiap orang pasti sudah bisa memilikinya, hal tersebut sangat positif karena informasi menjadi sumber penting dalam menciptakan value , two way dan direct communication juga sangat efektif, kecepatan pelayanan, ekspektasi dan tingkah laku pelanggan adanya hubungan personal.

b. Iklan sangatlah efektif untuk memperkenalkan dan mempromosikan suatu produk agar dapat di nilai konsumen bagus atau tidak, perusahaan nokia ini memperlihatkan bahwa iklan itu sangatlah penting sehingga mereka mempersiapkan angaran ikalan sebesar Rp.30.000.000,- unttuk pada bulan april diantaranya periklanan dari media surat kabar denagan biaya Rp.350.000/iklan, tabloid denagn biaya Rp. 1.000.000/edisi, siaran televise denang biaya 1.500.000/30detik dan mendistribusikan contoh produk secara gratis denagn biaya Rp. 100.000/ peti berisi 200 unit HP

c. Target pasar nokia adalah diferensiasi (peembedaan) yang dilihat dari sisi produk sehinnga konsumen dapat memilih produk tersebut sesuai keinginan dan kebutuhannya. Dari sisi pelayanan nokia memberikan kemudahan bagi konsumen bila terjadi masalah – masalah pada HP yang dibelinya, pelayanan ini merupakan pelayanan purna jual/ after sale, konsumen dating langsung ke graham nokia untuk mendapatkan pelayanan (service) yang memuaskan. Disis harga nokia hadir dengan harga yang terjangkau  dari kalangan menengah kebawah maupun menengah ke atas . dari sisi kemasan nia hadir dengan berbagai tipe warna,bentuk dan model sehinnga membuat konsumen dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhannya.

4. Kritik dan munculnya peluang pengembangan penelitian:

  1. Judul yang diangkat oleh kasus ini yaitu Raja pencet – pencet tak mau bergeser kurang begitu tepat karena seseorang tidak banyak mengetahui maksud dari judul tersebut, kalau bisa disarankan dalam kasus ini menggunakan judul Trade senter Nokia, eksistensi Nokia tak tergerus zaman, atau Tidak ada yang mampu menyaingi Nokia.
  2. Tujuan dan pembasan dalam kasus ini kurang akurat, dimana dalam kasus ini menyatakan bahwa konsumen sangat meminati produk nokia sehingga penjualan nokia tak terkalahkan oleh para pesaingnya. Data –data bahwa konusmen meminati nokia tidak ada bagaimana kita bisa menyimpulkan bahwa produk nokia itu sangat diminati konsumen sehinnga penjualnnya meningkat
  3. Di dalam artikel membahas menganai  periklanan produk nokia dari pemasangan iklan pada surat kabar lokal, majalah,  siaran TV dan pendistribusian produk secara gratis. Dari ke empat periklanan tersebut artikel ini tidak membahas yang mana yang lebih efektif  menjangkau  hampir seluruh konsumen sehinnga mengefesiensikan pengurangan biaya dari periklanan.

Review Pengaruh Kemasan Terhadap Kualitas

Pengaruh Kemasan Terhadap Kesan Kualitas

(Studi Kasus Produk Sampo Di Indonesia Dengan

Menggunakan Metode Penelitian Kualitatif)

Rizka Miladiah Ervianty, Herry Hudrasyah Kelompok Keahlian Strategi Bisnis dan Marketing.

Sekolah Bisnis dan ManajemenInstitut Teknologi Bandung

Jl Ganesha 10, Bandung

JOURNAL REVIEWS:

EKONOMI MANAJERIAL

Disusun Oleh:

Nama                           :Ridwan Ardiansyah

Npm                            : 11208051

Kelas                           : 2EA03

Mata Kuliah

Manajemen Pemasaran

DOSEN

Muhammad Yunanto

UNIVERSITAS GUNADARMA


Judul Artikel:

“Pengaruh Kemasan Terhadap Kesan Kualitas (Studi Kasus Produk Sampo Di Indonesia Dengan     Menggunakan Metode Penelitian Kualitatif)”

Penulis dan Sumber:

Rizka Miladiah Ervianty, Herry Hudrasyah Kelompok Keahlian Strategi Bisnis dan Marketing. Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung  Jl Ganesha 10, Bandung

Tentang isi Artikel:

Di dalam dunia pemasaran suatu produk tidak hanya dilihat dari segi iklan saja untuk menaikan jumlah penjualan dan memikat konsumen untuk membeli suatu produk tersebut  melainkan ada beberapa macam faktor  untuk memikat dan meningkatkan penjulaan, hal tersebut untuk membedakan(diferensiasi) produk yang perusahaan jual dengan perusahaan lain serta untuk memperkenalkan identitas produk tersebut berbeda di mata konsumen. Salah satunya dengan cara packing atau Kemasan.

Kemasan (packaging): aktivitas atau kegiatan dalam merancang dan memproduksi wadah atau bungkus suatu produk (Kotler, 2004; Keller, 1998). Kemasan mempunyai peranan  yang sangat penting dalam menarik perhatian konsumen, karena hal yang pertama kali dilihat oleh konsumen untuk mendeskripsikan suatu produk yaitu kemasan. Secara umum kemasan dapat dihubungkan dengan perilaku konsumen terutama pada penciptaan kualitas yang menarik (attractive quality) dari sebuah produk, keputusan pembelian (purchase decision) serta niat membeli (purchase intention) Continue reading

Negara berserta isinya

Tugas  P. Kewarganegaraan

Nama     : Ridwan Ardiansyah

Npm       : 11208051

Berawal dari kodrat sebagai makhluk sosial dalam perkembangannya manusia menyebutkan dirinya sebagai bagian dari bangsa tertentu. Bangsa terbentuk karena semakin bertambahnya jumlah manusia yang dikuti oleh kompleksnya kebutuhan yang harus dipenuhi oleh manusia yang semakin berkembang. Bangsa menurut beberapa ahli ialah :

  • Hans kohn, menyatakan bahwa bangsa terjadi karena persamaan ras, bahasa, adat istiadat dan agama yang merupakan pembeda bangsa yang satu dengan bangsa yang lain.
  • Otto Bauer, menyatakan bahwa bangsa terbentuk karena adanya suatu persamaan karakter, watak dimana ia tumbuh karena adanya persatuan pengalaman
  • Ernest renant, menyatakan bahwa bangsa suatu nyawa, akal yang terjadi dari dua hal yakni rakyat yang menjalankan suatu riwayat dan rakyat yang mempunyai kemauan atau keinginan hidup untuk menjadi satu. Continue reading

Bagaimana menulis tatacara daftar pustaka???

Berikut ini merupakan contoh dari bagaimana penulisan daftar pustaka pada penulisan makalah, skripsi atau penelitian dan lain sebagainya.

1. Penulisan daftar pustaka dalam pengambilan data dari buku, pertama; penulisan nama untuk awal menggunakan huruf besar terlebih dahulu setelah nama belakang ditulis beri (tanda koma), dimulai dari nama belakang lalu beri (tanda koma) dan dilanjutkan dengan nama depan, kedua; tahun pembuatan atau penerbitan buku, ketiga; judul bukunya ingat ditulis dengan mengunakan huruf miring setelah judul gunakan (tanda titik), keempat; tempat diterbitkannya setelah tempat penerbitan gunakan (tanda titik dua), dan kelima; penerbit buku tersebut diakhiri dengan (tanda titik). Seperti contoh dibawah ini:

  • Ali,  Chaidir (1980). Himpunana lengkap undang –undang dan peraturan ekstradisi. Jakarta: Penerbit Binacipta.
  • A. hasymi, MA ( 1962). Sejarah kebudayaan islam. Jakarta: bulan bintang.

2. Penulisan daftar pustaka yang lebih dari satu/dua orang penulis dalam buku yang sama. Pertama  tulis nama belakang dari penulis yang pertama setelah nama belakang beri (tanda koma) lalu tulis nama depan jika nama depan berupa singkatan tulis saja singkatan itu setelah nama pertama selesai beri (tanda titik) lalu beri (tanda koma) untuk nama kedua ingat dimulai dari nama belakang ya. Setelah penulisan nama kedua selesai dengan cara penulisan sama seperti nama pertama, nah jika tiga penulis gunakan tanda dan (&) pada nama terakhir begitupula jika penulisnya hanya dua orang saja, setelah penulisan nama selesai, Kedua; tahun pembuatan atau cetakan buku tersebut dengan diawali [tanda kurung buka dan kurung tutup/ (  )] setelah itu beri (tanda titik). Ketiga; judul buku atau karangan setelah itu beri (tanda koma) dan ditulis dengan huruf miring ok. keempat; yaitu penulisan tempat penerbitan/cetakan setelah itu beri (tanda titik dua : ) dan terakhir kelima; nama perusahaan penerbit buku atau tulisan tersebut dan diakhiri (tanda titik) ok. Seperti contoh dibawah ini: Continue reading

Kantor Mengharuskan Karyawannya Bugil Sambil Bekerja

Inggris memang negara bebas, di mana orang bebas melakukan hal-hal yang dianggap tabu oleh masyarakat Timur. Namun bagaimana kalau tindakan beramai-ramai bugil sambil bekerja ini dilakukan di sebuah kantor? Apakah yang akan terjadi? Saling melihat ‘jeroan’ masing-masing yang selama ini tertutup pakaian.

Berbugil ria sambil bekerja, inilah yang dilakukan sekelompok pekerja di sebuah kantor di Newcastle, Inggris. Mereka meyakini bekerja dalam keadaan bugil bisa menambah semangat dan menaikkan produktivitas kerja. Mereka menganggap mengenakan pakaian hanyalah penghalang bagi kemajuan prestasi kerja. Sepertinya mereka ingin kembali ke zaman manusia pertama, Adam dan Hawa?
Continue reading

Lebai vs alay, bagaimana menghadapi

Menarik untuk disimak, setiap hari saat kita mengakses Facebook mungkin akan selalu menemui orang-orang yang Alay dan Lebay. Lalu sebenarnya siapa dan bagaimana sih orang alay atau lebay itu? Dan bagaimana kita menghadapi orang-orang seperti ini di Facebook? Apakah masih pantas untuk tetap sebagai Friend kita? Atau mungkin malah kita harus mem-Blok-nya?

Lebay, sudah dikenal beberapa tahun terakhir ini, apalagi setelah ada lagu “Jangan Lebay” dari T2, kita jadi lebih tahu tentang sifat orang Lebay. Orang Lebay adalah orang yang selalu membesar-besarnya masalah atau hal kecil, dalam arti lain orang lebay juga adalah orang yang terlalu melebih-lebihkan diri maupun pendapatnya tanpa memperdulikan orang lain, alhasil orang lebay cenderung untuk bersifat sombong, merasa benar sendiri dan selalu ingin cari perhatian

Contoh status orang lebay di Facebook :

>> Gila, semua orang di kampus akhirnya tahu gw jadian sama cowok terganteng di dunia!

Dari kata-katanya saja sudah bisa ditebak, orang Lebay akan merasa benar sendiri! Padahal cowoknya (sang pacar) bila dibandingkan dengan Pasha Ungu atau Ariel Peterpan, masih 1/4 gantengnya alias sangat tidak mungkin jadi cowok  terganteng se-dunia! terus juga “orang sekampus jadi tahu” padahal dalam kenyataan mungkin hanya segelintir orang atau mungkin hanya teman-teman deketnya saja yang tahu. Terlalu membesar-besar masalah kecil dan ingin mencari perhatian, ciri khas dari orang Lebay.

Lalu bagaimana dengan orang Alay? Dimana istilah Alay ini akhir-akhirnya ini juga sering muncul di Facebook? Ada banyak singkatan yang beredar tentang Alay ini.

Alay adalah Anak Layangan, ini artinya orang Alay akan selalu bersifat seperti Layang-layang, terbang sesuai arah angin, cara  bergaul anak Alay cenderung mengikuti yang sedang trend atau lagi hot, namun tentunya dengan cara yang salah alias salah kaprah. Juga Alay bisa singkatan dari Alah Lebay (Anak Lebay), Anak Layu atau Anak Kelayapan, dan mungkin anda juga punya singkatan tersendiri untuk mengartikan Alay.

Sifat dan sikap akan sangat jelas terlihat di Facebook atau Friendster mulai dari memakai nama (nickname) yang sok gaul dan over acting, status update yang sulit dibaca dan bernada narsis  misal Akuwh Cuteyz, C1NtA Saiiaangs Ay4n9, K4n9eundd bAn9eDd, aquwh s4aiian9 Kamyu, cppa dS4n4 lutchuw b4n9euudD dan kata-kata lain yang menggabungkan antara huruf, angka dan tanda-tanda baca lainya.

Sikap Alay biasanya akan menghinggapi ABG misalnya orang yang baru memasuki usia SMP (atau bahkan anak SD) namun tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga bisa dihinggapi oleh sikap Alay ini. Orang Alay akan berdandan (berakting) seperti orang yang “Paling Gaul” dan paling “Uptodate” tapi yaa… karena salah kaprah jadinya malah kelihatan “kampungan”. Berdandan layak seperti seorang “Emo sejati” atau seperti pengagum “AvrilLavigne” atau “The Virgin” tapi bersikap masih seperti anak  kecil!

Seperti kalimat dalam sebuah iklan “Mau Eksis Jangan Lebay, Pliss”, itu artinya kalau kita mau eksis entah di Facebook atau Social Networking lainnya, ngga perlu sampai bersikap lebay dan alay, cari perhatian sih wajar-wajar saja, menampilkan status update yang menarik juga tidak ada yang melarang, terus berbicara tentang diri sendiri bahkan membanggakan prestasi sendiri juga ok ok saja, namun semua tentunya mesti wajar, dan tidak berlebihan.

tasikisme

sedekah yang tidak disangka

Malam itu bulan bersinar terang di langit. Bintang bintang bertaburan. Subhanallah, alangkah indahnya. Seorang lelaki bernama Karim keluar dari rumahnya. Dulu, Karim dikenal gemar melakukan perbuatan yang dilarang agama. Namun, kini dia telah insaf dan bertobat. Sekarang, dia rajin shalat berjamaah di masjid. Dia juga tidak merasa malu untuk ikut mengaji dan belajar membaca Al Quran, bersama anak anak yang lebih muda usia nya.

Malam itu, setelah mendengar penjelasan dari imam masjid tentang keutamaan shadaqah atau sedekah, hati Karim tergerak. Imam masjid menjelaskan, jika seseorang memiliki uang seribu dirham dan ia menyedekahkan tiga puluh dirham, maka yang tiga puluh dirham itulah yang akan kekal dan dapat dinikmati di akhirat. Sedangkan yang tujuh ratus dirham tidak membuahkan apa apa.

Bahkan, uang tiga puluh dirham yang disedekahkan, akan dilipatgandakan oleh Allah sebanyak tujuh ratus kali. Sedekah juga membuat harta dan rezeki yang ada menjadi penuh berkah.

Selama ini, Karim dikenal kaya dan kikir. Namun, sejak insaf dan tobat, dia telah berniat akan mengorbankan segala yang dimilikinya untuk memperoleh ridha Allah Swt. Sebagian hartanya telah dia rencanakan untuk disedekahkan dan diinfakkan di jalan Allah Swt.

Dia mengarahkan langkahnya menuju ke suatu rumah. Dia telah menyiapkan kantong berisi seratus dirham untuk disedekahkan. Begitu sampai di rumah yang ditujunya, dia mengetuk pintu. Seorang lelaki berkumis tebal muncul dari dalam rumah. Setelah mengucapkan salam, dia memberikan kantong itu pada pemilik rumah, lalu mohon pamit. Kejadian itu ternyata diketahui oleh beberapa orang penduduk daerah itu.

Pagi harinya, orang orang di pasar ramai membicarakan apa yang dilakukan Karim tadi malam.

Dua orang yang melihat Karim bersedekah berkata dengan nada mengejek, “Dasar orang tidak tahu agama, sedekah saja keliru, masak sedekah kok kepada seorang pencuri. Kalau mau sedekah itu, ya harusnya kepada orang yang baik baik!”

Obrolan orang di pasar itu sampai juga ke telinga Karim, ia hanya berkata dalam hati, “Alhamdullilah, telah bersedekah kepada pencuri! Continue reading