Review Pengaruh Kemasan Terhadap Kualitas

Pengaruh Kemasan Terhadap Kesan Kualitas

(Studi Kasus Produk Sampo Di Indonesia Dengan

Menggunakan Metode Penelitian Kualitatif)

Rizka Miladiah Ervianty, Herry Hudrasyah Kelompok Keahlian Strategi Bisnis dan Marketing.

Sekolah Bisnis dan ManajemenInstitut Teknologi Bandung

Jl Ganesha 10, Bandung

JOURNAL REVIEWS:

EKONOMI MANAJERIAL

Disusun Oleh:

Nama                           :Ridwan Ardiansyah

Npm                            : 11208051

Kelas                           : 2EA03

Mata Kuliah

Manajemen Pemasaran

DOSEN

Muhammad Yunanto

UNIVERSITAS GUNADARMA


Judul Artikel:

“Pengaruh Kemasan Terhadap Kesan Kualitas (Studi Kasus Produk Sampo Di Indonesia Dengan     Menggunakan Metode Penelitian Kualitatif)”

Penulis dan Sumber:

Rizka Miladiah Ervianty, Herry Hudrasyah Kelompok Keahlian Strategi Bisnis dan Marketing. Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung  Jl Ganesha 10, Bandung

Tentang isi Artikel:

Di dalam dunia pemasaran suatu produk tidak hanya dilihat dari segi iklan saja untuk menaikan jumlah penjualan dan memikat konsumen untuk membeli suatu produk tersebut  melainkan ada beberapa macam faktor  untuk memikat dan meningkatkan penjulaan, hal tersebut untuk membedakan(diferensiasi) produk yang perusahaan jual dengan perusahaan lain serta untuk memperkenalkan identitas produk tersebut berbeda di mata konsumen. Salah satunya dengan cara packing atau Kemasan.

Kemasan (packaging): aktivitas atau kegiatan dalam merancang dan memproduksi wadah atau bungkus suatu produk (Kotler, 2004; Keller, 1998). Kemasan mempunyai peranan  yang sangat penting dalam menarik perhatian konsumen, karena hal yang pertama kali dilihat oleh konsumen untuk mendeskripsikan suatu produk yaitu kemasan. Secara umum kemasan dapat dihubungkan dengan perilaku konsumen terutama pada penciptaan kualitas yang menarik (attractive quality) dari sebuah produk, keputusan pembelian (purchase decision) serta niat membeli (purchase intention)

Pokok masalah dalam bahasan artikel ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemasan (packaging) terhadap kesan kualitas (perceived quality) pada produk sampo di Indonesia. Kenapa dipilih sampo sebagai penelitian karena salah satu industri consumer goods yang mempunyai persaingan ketat di Indonesia.

Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dimana pengambilan sampel penelitian dibagi dua yakni menentukan informan kunci (key informan) dan informan biasa (ordiary informan). Informan kunci adalah para pakar akademisi maupun praktisi yang ahli di bidangnya dan memahami konsep-konsep terkait (relevan) dengan topik yang dibahas dalam penelitian ini. Penelitian ini menentukan praktisi bagian kemasan (packaging) Sedangkan informan biasa  adalah para konsumen pengguna produk sampo yang ketika dalam proses observasi yang dilakukan oleh peneliti di toko ritel modern tengah terlihat berhenti dan memperhatikan produk sampo yang dipajang pada rak-rak di toko ritel tersebut lalu dilakukan proses wawancara.

Hasil penelitian pada artikel ini disebutkan bahwa produk sampo berpengaruh terhadap kesan kualitas (perceived quality) produk. Pengaruh tersebut selanjutnya dapat mendorong konsumen untuk membeli dan menggunakan produk sampo. Hasil penelitian ini menjawab pertanyaan (research questions) yang pertama mengenai pengaruh kemasan (packaging) produk sampo terhadap kesan kualitas (perceived quality) produk. Kemasan produk sampo yang mempengaruhi kesan kualitas konsumen terhadap produk sampo tersebut adalah kemasan yang mengandung keterangan/informasi mengenai komposisi dan merek produk sampo tersebut. Selain itu, dari segi bahan, bahan kemasan produk sampo tersebut tidak transparan dan berbau. Dari segi bentuk, kemasan produk sampo harus menarik dan mudah dipegang oleh tangan. Produk sampo juga harus mempunyai wangi tertentu (khas) dan warna kemasan yang menarik. Pada kategori ini dipengaruhi juga oleh evaluasi konsumen terhadap produk sampo dengan mencoba produk terlebih dahulu (trial) dan iklan produk sampo Sunsilk di media massa

Kontribusi Penelitian

  1. Mengetahui /menarik  respon konsumen terhadap suatu kemasan, untuk melakukan keputusan membeli atau tidak
  2. Mengetahui kualitas suatu produk bisa dilihat dari kemasannya, Apabila kemasan memiliki kesan kualitas tinggi, maka konsumen akan mengasumsikan bahwa produk yang terdapat di dalamnya juga memiliki kualitas yang tinggi. Tetapi apabila kemasan terkesan mempunyai kualitas rendah maka konsumen akan mengasumsikan bahwa produk yang terdapat di dalam kemasan memiliki kualitas yang rendah pula
  3. Untuk merekomendasikan  khususnya para produsen sampo mengenai pengaruh kemasan terhadap perceived quality produk tersebut; elemen-elemen kemasan yang paling diperhatikan oleh konsumen pada produk sampo; dan kombinasi dari kemasan produk sampo yang paling diinginkan konsumen yang dapat mempengaruhi perceived quality mereka atas produk tersebut

Tanggapan dan kritik terhadap artikel:

1. Artikel ini bersifat purpose yang menggunakan data focus kepada penelitian. Analisis dilakukan  dengan cara kualitatif dengan merubah data wawancara menjadi pengkodingan lalu didiskusikan data tersebut untuk mencari sosulsi yang terbaik. Peneliti menggunakan in-depth interview dalam pengumpulan data karena penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai konsep kemasan (packaging) yang dihubungkan dengan kesan kualitas (perceived quality) dari sebuah produk.

2. Judul, masalah, tujuan dan pembahasan tersusun secara rapi, dan teratur. Data peneliti Analisis terdiri dari data primer dan data sekunder, sampel yang menentukan informan kunci (key informan) serta informan biasa (ordinary informan). Informan kunci adalah para pakar akademisi maupun praktisi yang ahli di bidangnya dan memahami konsep-konsep terkait (relevan) dengan topik yang dibahas dalam penelitian sedangkan Sedangkan informan biasa pada penelitian ini adalah para konsumen pengguna produk sampo yang ketika dalam proses observasi yang dilakukan oleh peneliti di toko ritel modern tengah terlihat berhenti dan memperhatikan produk sampo yang dipajang pada rak-rak di toko ritel tersebut. Pada saat wawancara biasa informan pertannyaan bersifat  Semi Structured Qualitative Interview yang artinya focus terhadap pertanyaan yang sudah di susun rapi namun pertanyaan tersebut bisa dikembangkan.

3. Pembahasan penelitian menghasilkan antara lain:

a. kemasan (packaging) produk sampo berpengaruh terhadap kesan kualitas (perceived quality) produk. Pengaruh tersebut selanjutnya dapat mendorong konsumen untuk membeli dan menggunakan produk sampo Sunsilk.

b. Kombinasi kemasan produk sampo yang paling berpengaruh kesan kualitas konsumen     diataranya komposisi (bahan sampo harus tertulis dengan jelas), tulisan (informasi pada kemasan harus jelas baik dari segi jenis, ukuran, dan warna huruf), warna kemasan (warna yang mencolok), bentuk kemasan produk yang menarik dan mudah dipegang, merek produk sampo, dan wangi produk sampo yang khas.

4. Kritik dan munculnya peluang pengembangan penelitian:

a. Artikel ini tidak memuat berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh produsen atas suatu kemasan produk yang dibuat.

b. Artikel ini tidak membahas kemasan apa yang cocok untuk sebuah produk diliat dari bentuknya, dan besar kecil produk

1 Comment

  1. barangkali anda dapat menelusuri teori/model apa saja, teori dasar dan grand theory-nya.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s