Diam

Diam, Diam dan Diam

Begitu lamanya aku dan kamu terdiam

Karena ada hal membuat  diam

Aku tau kalau diam tak bagus hanya diam

Tapi aku ingin menghapus kediaman

Ini yang diam.

Walau sulit melakukannya  dan

Berulang kali kau hanya diam

Tapi kali ini kau ku sapa

Dan hilanglah kediaman itu.

Begitu indahnya interaksi tanpa diam

Ridwan.Ardiansyah

28 Maret 2011

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s