Apakah Puisi Seperti ini

Insprirasi Tak Kunjung datang

Mengetuk Pikiran Ku . . . .!!

Seolah – olah Enggan Mengisi

Ke-kosongan ku Di malam ini

Walau mata tak bisa padam

Dan nafas-ku pun terus berlari

Tetap saja hanya coretan hitam

Di kertas-ku

Namun pabila ku berfikir keras

Bahkan darahku mungkin

Mengalir deras. . . . berbenak di otak-ku . . . . .

Ada kamu . . . . .

 

Walau dalam Mimpi

Bagai secerca cahaya putih

Yang menyinari  kalbu dan selimut

Jiwa yang dingin . . . .

 

Andai-ku sapu tangan-Mu

Mungkin ku bisa memegang-Mu

Walau segenggam

Dan mungkin menghapus

Kesedihan di matamu . . . .

 

Kau bagai titik kelemahanku

Yang tersembunyi dibalik hati

Bahkan angan yang berhembus

Dan menghilang keringat lelahku

 

Tapi dibalik semua pertanyaanku

Mungkin hanya angan . . . . .

Walau kusadar betapa besar

Inginku memiliki-Mu

 

 

Ridwan Ardiansyah

‘2008’

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s