CONTOH KASUS ETIKA BISNIS YANG TIDAK ETIS

NAMA : Ridwan Ardiansyah (11208051)
KELAS : 4EA03
DOSEN : Titi Ayem Lestari

SOFTSKILL

UNIVERSITAS GUNADARMA
20010/2011

Usaha peternakan ayam negeri atau broiler mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan karena tingginya permintaan masyarakat akan daging. Usaha peternakan ayam ini juga memberikan keuntungan yang tinggi dan bisa menjadi sumber pendapatan bagi peternak ayam broiler tersebut. Akan tetapi, peternak dalam menjalankan usahanya masih mengabaikan prinsip-prinsip etika bisnis
Sebenarnya etika bisnis itu secara sederhana adalah cara-cara untuk melakukan kegiatan usaha yang mencangkup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, industri dan masyarakat. Kesemuanya ini mencakup bagaimana kita menjalankan bisnis secara adil, sesuai dengan hukum yang berlaku, dan tidak tergantung pada kedudukan individu ataupun perusahaan di masyarakat Menurut bahasa Yunani Kuno, etika berasal dari kata ethikos yang berarti “timbul dari kebiasaan”. Etika bisnis dalam perusahaan memiliki peran yang sangat penting, yaitu untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value-creation) yang tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh. Tidak bisa dipungkiri, tindakan yang tidak etis yang dilakukan oleh perusahaan akan memancing tindakan balasan dari konsumen dan masyarakat dan akan sangat kontra produktif, misalnya melalui gerakan pemboikotan, larangan beredar, larangan beroperasi dan lain sebagainya. Hal ini akan dapat menurunkan nilai penjualan maupun nilai perusahaan.

Kembali lagi ke usaha peternakan ayam, Akhir-akhir ini usaha peternakan ayam dituding sebagai usaha yang ikut mencemari lingkungan. banyaknya peternakan ayam yang berada di lingkungan masyarakat dirasakan mulai mengganggu oleh warga terutama peternakan ayam yang lokasinya dekat dengan pemukiman penduduk. Masyarakat banyak mengeluhkan dampak buruk dari kegiatan usaha peternakan ayam karena masih banyak peternak yang mengabaikan penanganan limbah dari usahanya. Limbah peternakan yang berupa feses (kotoran ayam), dan sisa pakan serta air dari pembersihan ternak dan kandang menimbulkan pencemaran lingkungan masyarakat di sekitar lokasi peternakan tersebut. Tidak jauh dari rumah saya banyak berdiri peternakan ayam di tengah-tengah penduduk yang tidak jarang terjadi perselisihan antara masyarakat yang berada di sekitar peternakan tersebut dengan pemilik ternak tersebut. Masyarakat mengeluhkan polusi udara atau bau yang tidak sedap dari limbah peternakan ayam tersebut, yang dikarenakan kurangnya manajemen dalam pengelolaan limbah ternak. Selain itu timbulnya banyak lalat yang dikarenakan kurang bersih dan dirawatnya kandang, masyarakat takut lalat tersebut nantinya membawa penyakit. Dan satu lagi dari peternakan ayam negeri masyarakat mengkhawatirkan virus flu burung Avian Infuenza (H5N1)yang pada saat tahun 2008 lagi sedang gempar-gemparnya

Oleh karena itu, peternak ayam negeri atau broiler harus memiliki etika bisnis yang baik bukan hanya mencari keuntungan semata namun juga harusmenciptakan lingkungan yang sehat di sekitar peternakan. Dengan cara pengelolaan limbah yang baik msalkan dijadikan pupuk untyuk tanaman atau untuk pakan ikan lele, menjaga kebersihan lingkungan dengan melakukan penyemprotan kandang disinfetan secara berkala agar tidak timbul banyak lalat & penyakit

Andy hariman(2010). http://andyhariman.blogspot.com/2010/01/pengertian-etika-bisnis.html , 23 september 2011

Rosi (2010). http://rosicute.wordpress.com/2010/11/23/pengertian-etika-bisnis/, 23 september 2011

2 Comments

  1. […] https://cochochipuenak.wordpress.com/2011/09/25/contoh-kasus-etika-bisnis-yang-tidak-etis/ Share this:TwitterFacebookLike this:LikeBe the first to like this post. […]

  2. Dengan tidak mengindahkan etika bisnis yang seharusnya,… bisa saja usaha peternakan ayamnya drop,karna mendapat kecaman dari masyarakat sekitar.. apalagi kalau sampai ada yang korban,misalnya terkena penyakit…
    apa salahnya kalau menjalankan usaha dan menjalankan pula etikanya.
    dengan begitukan usaha bisa terus berjalan dan malah mendapat respon positif dari masyarakat sekitar yang dampaknya ke perusahaan juga… karna respon positif itu bisa membawa isu baik dari mulut ke mulut, sehingga perusahaan terkenal dan semakin banyak yang lirik. hal ini bisa menambah laba bagi perusahaan. kan enak kalau seperti itu.

    solusinya:
    harus ada kesadaran dari para pengusaha itu sendiri akan dampak buruk dari limbah yang tidak teratur pembuangannya, bukan hanya mengancam kesehatan masyarakat sekitar, tapi karyawan pun terancam kesehatannya,.. jadi para pengusaha wajib lebih mempertimbangkan kesehatan lingkungan demi kelangsungan usahanya.
    jadi semestinya lebih mengoptimalkan manajemen pengelolaan limbah.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s