SMS Gratis tanpa bayar

Pada suatu saat jika kalian sedang dirumah Pulsa handphone kalian habis dan kalian sedang asik-asiknya dengan teman anda SMS-an.jangan khawatir freesms4us menyediakan sms gratis ke operator apa saja, kapan saja,d apat mengirim berkali-kali berkiriman sms.caranya dengan :

  1. Masuk ke alamat situs http://www.freesms4us.com/?sms=success seperti dibawah ini

  Continue reading

Lindungi diri kita dari pengaruh buruk internet

Tugas  P. Kewarganegaraan

Nama     : Ridwan Ardiansyah

Npm       : 11208051

Kebudayaan daerah yang dimiliki bangsa Indonesia sangatlah beragam terdiri dari berbagai suku bangsa dan sub-etis yang masing – masing memiliki kebudayaan sendiri karena mereka biasannya hidup didaerah tertentu sehingga mempengaruhi kehidupan sehari –hari, sikap, perilaku dan gaya hidup seseorang. Pada saat ini kebudayaan Indonesia lambat laun ditinggalkan oleh masyarakatnya dikarenakan pengharuh globalisasi yang bertubi –tubi sehinnga gaya hidup bangsa Indonesia sedikit demi sedikit berubah, globalisasi itu seharusnya bagus untuk bertukar arus informasi namun dinegara kita belum ada siap mengenai globalisasi sehingga berdampak negatif yang dihasilkan globalisasi terserap oleh penduduk Indonesia sendiri. Apalagi belum lama ini negara kita ikut serta dan menandatangani ASEAN Free Trade Area (AFTA) yang merupakan wujud dari kesepakatan dari negara-negara ASEAN untuk membentuk suatu kawasan bebas perdagangan dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi kawasan regional ASEAN dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksi dunia serta serta menciptakan pasar regional bagi 500 juta penduduknya. Nah dengan adanya AFTA ini di ibaratkan tidak ada tembok penghalang bagi Negara bertukar informasi, barang maupun kebudayaan. Salah satu permasalahan dinamika globalisasi di Indonesia yakni penggunaan internet, sejak dimulainya demokrasi pertumbuhan teknologi informasi berbasis internet berkembang mengikuti zaman. Pada saat ini pengguna internet di Indonesia mencapai pengguna. Tuntutan zaman mengharuskan bangsa kita mengikuti teknologi informasi untuk mendapatkan informasi yang cepat. Continue reading

Jawaban soal kuis Manajemen Pemasaran

1. Pendekatan ilmiah dalam penelitian pemasaran :

  • Pendekatan Penelitian Eksploratif

Pendekatan penelitian eksploratif ini berusaha mengungkapan pendalaman suatu pandangan serta mampu menjelaskan struktur kejadiannya.

  • Pendekatan Penelitian Deskriptif

Pendekatan penelitian deskriptif ini berusaha menjelaskan tingkatan atau kaitan antar variable.

  • Pendekatan Penelitian Kausalitatif

Pendekatan penelitian kausalitatif ini berusaha menjelaskan hubungan sebab –akibat antara variabel – variabel.

2. yang mendukung sumber-sumber informasi pemasaran:
a) Scientifik (ilmiah)    : – Analisi Pasar, Riset Pasar.
b) Descriptif(objek)      : – Data, Informasi.

3. Proses penelitian pemasaran :

  1. I.      Analisis situasi dan sistem informasi

Analisis situasi merupakan kegiatan yang mengawali proses penelitian. Dari analisis situasi akan dapat dikembangkan alternatif – alterenatif peluang kebutuhan penelitian. Kegiatan analisis akan memerlukan informasi yang pokok oleh sistem informasi perusahaaan.

  1. II.      Maksud  penelitian dan identifikasi masalah

Maksud diadakan penelitian perlu disepakati antara team peneliti dengan manajer. Menyangkut tentang alternatif yang akan diteliti, masalah penelitian dan siapa yang berkepentingan akan hasil penelitian. Identifikasi masalah dikembangakan dari analisis situasi. Kesenjangan lingkunagan internal dan eksternal merupakan alternative masalah yang potensial untuk diteliti.

  1. III.      Tujuan penelitian

Tujuan penelitian merupakan pernyataan tentang informasi – informasi yang hendak di inginkan dan diperoleh dari suatu penelitian yang ditentukan terlebih dahulu. Dikembangankan melalui suatu rumusan hipotesa denagnpembatasan – pembatasan atas pengertian – pengertian yang dipergunakan dalam penelitian.

  1. IV.      Estimasi nilai informasi penelitian

Perkiraan informasi yang akan diperoleh dari penelitian perlu dibandingkan dengan biaya – biaya penelitian yang akan dikeluarkan. Apabila tidak layak maka rencana penelitian perlu dilakukan perbaikan, ditunda, atau bahkan akan dibatalkan.

  1. V.      Rencangan Penelitian

Dengan metode apa atau bagaimana yang harus dilakuakan dalam penelitian.

4. Klasifikasi karakteristik jenis data :

  1. I.      Data Primer
    Data primer adalah secara langsung diambil dari objek / obyek penelitian oleh peneliti perorangan maupun organisasi. Data primer ini terdiri dari ordinal, nominal, interval dan rasio Contoh : Mewawancarai langsung penonton bioskop 21 untuk meneliti preferensi konsumen bioskop.
  2. II.      Data Sekunder
    Data sekunder adalah data yang didapat tidak secara langsung dari objek penelitian. Peneliti mendapatkan data yang sudah jadi yang dikumpulkan oleh pihak lain dengan berbagai cara atau metode baik secara komersial maupun non komersial. Contohnya adalah pada peneliti yang menggunakan data statistik hasil riset dari surat kabar atau majalah.

Continue reading

Perubahan Sosial Budaya Indonesia

Tugas 2 P. Kewarganegaraan

Nama                        : Ridwan Ardiansyah

Npm/Kelas             :11208051/2EA03

ABSTRAK

Setiap masyarakat dimana pun pasti akan mengalami perubahan dan dinamika sosial budaya, baik di desa maupun di perkotaan. Perubahan dan dinamika itu merupakan akibat dari adanya interaksi antarmanusia dan kelompok.akibatnya diantara mereka terjadi proses saling mempengaruhi yang menyebabkan perubahan sosial.

Perubahan sosial tidak bisa kita elakan apalagi di zaman yang terbuka ini. Kemajuan teknologi yang sangat pesat telah membawa berbagai macam pengaruh baik maupun buruk dari dalam dan luar. Semua pengaruh itu begitu mudah hadir di tengah – tengah kita. Lambat laun tanpa disadari kita telah mengadopsi nilai – nilai baru tersebut.

Perubahan dan dinamika yang terjadi di masyarakat bisa  berupa perubahan nilai – nilai sosial, norma – norma yang berlaku dimasyarakat, pola – pola perilaku individu dan organisasi, susunan lembaga kemasyarakatan, lapisan – lapisan maupun kelas –kelas dalam masyarakat, kekuasaan, wewenang, interaksi sosial  dan masih banyak lagi dengan kata lain perubahan sosial itu adalah perubahan yang terjadi dalam waktu tertentu terhadap organisasi sosial masyarakat yang meliputi nilai – nilai, norma, kebudayaan dan sistem sosial dengan cara memodifikasi pola – pola kehidupan manusia untuk memperoleh keseimbangan hubungan sosial.

Menurut soekanto faktor –faktor yang menyebabkan perubahan sosial diantaranya bertambahnya atau berkurangnya penduduk, pertentangan (konflik) masyarakat, terjadinya pemberontakan dan revolusi, ideologi, peperangan, lingkungan alam fisik yang ada di sekitar manusia dan adanya penemuan baru.

Pendahuluan

Sebelum arus globalisasi menyerbu ke setiap sendi kehidupan masyarakat Indonesia, berbagai bentuk barang mulai dari peralatan rumah tangga hingga mainan anak-anak banyak yang menggunakan bahan baku dari alam, seperti bambu, kayu, batang pohon, sampai dedaunan. Namun itu cerita dulu, sekarang keadaannya sudah berbalik 180 derajat.

Tak hanya dalam bentuk mainan, arus globalisasi juga menghantam permainan tradisional anak-anak di Jawa Barat. Jenis mainan dan permainan dalam bentuk video game serta bentuk permainan teknologi modern lainnya, lebih disukai anak-anak sekarang ketimbang yang berbau tradisional.

Ada satu penilaian yang salah kaprah terhadap permainan. Jenis mainan dan permainan tempo dulu ini sering dianggap mainan kelas bawah yang kotor, berbahaya, dan tidak berkualitas.
Continue reading

Review Raja Pencet – pencet Tak Mau Geser

Kasus 1

Raja

Pencet – Pencet Tak Mau Geser

JOURNAL REVIEWS:

Disusun Oleh:

Nama    : Ridwan Ardiansyah

Npm               : 11208051

Kelas                       : 2EA03

Mata Kuliah

Manajemen Pemasaran

DOSEN

Muhammad Yunanto

UNIVERSITAS GUNADARMA

Tentang isi Artikel:

Di zaman era modern saat ini alat komunikasi berupa telepon genggam memang bukan lagi barang mewah yang dimiliki seseorang, berbeda dengan 10 tahun yang lalu telepon genggam atau HP hanya dimiliki oleh orang – orang yang memiliki kantong tebal. Di dalam dunia pemasaran khususnya alat komunikasi ini mempermudah untuk melakukan pemasaran sebuah produk hanya dalam waktu hitungan detik pesan promosi bisa dikirim ke jutaan orang, biaya promosi yang dikeluarkan jadi lebih murah dan tingkat respon konsumen yang tinggi dibandingkan dengan media lain sehinnga membuat efesian dan efektif dalam dunia pemasaran.

Artikel ini membahas mengenai produksi ponsel bermerek nokia yang dari dahulu hinnga saat ini menjadi trade senter  dan belum ada yang mengalahkan penjualan produk ini. Kenapa merek nokia ini dari dahulu sampai sekarang masih eksis sehinga  banyak sekali diminati konsumen??? Dikarenakan produk ini senantiasa mengikuti kemajuan teknologi, harganya yang terjangkau  oleh konsumen, baik kalangan menengah ke bawah maupun ke atas. dari sisi kemasan produk, produk nokia ini hadir dengan berbagai macam warna, bentuk dan model serta layanan purna jual/ after sale yang tersedia hampir di seluruh kota sehinngga konsumen mendapatkan pelayanan yang memuaskan. Dalam persepsi konsumen nokia melakuakan diferensiasi (perbedaan), target pasar untuk menempatkan keunikan, keistimewaan, kecanggihan dan keunggulan produk  sehingga produk ini sangat berarti bagi konsumen.

Keunggulan – keungulan dari produk hinnga layanan purna jual ini sehinnga membuat nokia selalu menjadi pemimpin pasar mengalahkan para pesaingnya di bidang alat komunikasi seperti Sony Erricson, Samsung diemen, Motorolla dan sebagainya. Disamping itu manajer Nokia selalu memperkenalkan produknya melalui berbagai bentuk macam iklan bahkan untuk bulan april yang akan datang menyediakan anggaran sebesar Rp. 30.000.000,- untuk empat alternative media advertising yaitu :

  1. Memasang iklan pada surat kabar lokal dengan biaya sebesar Rp 350.000 periklan dan diharapkan dapat menjangkau 800 konsumen potensial.
  2. Membeli siaran TV lokal dengan biaya per 30 detik sebesar Rp 1.500.000 dan dapat menjangkau 7000 konsumen potensial.
  3. Memasang iklan pada majalah dengan biaya Rp 1.000.000 per edisi dan dapat menjangkau 9.500 konsumen potensial.
  4. Mendistribusikan contoh produk secara gratis dengan biaya sebesar Rp 100.000/peti berisi 200 unit HP, dan dapat menjangkau 350 konsumen potensial.

Kontribusi penelitian:

  1. Untuk mengetahui dan membuktikan bahwasanya perusahaan nokia yang berbasis teknologi komunikasi dari dahlu hinnga kini masih  eksis dan menjadi trade senter(pemimpin) dalam penjualannya. Dan juga  mengalahkan para pesaing – pesaingnya yang bergelut dipasar dipasar komunikasi.

2.    Untuk mengetahui seberapa jauh kepuasan pelanggan dan loyalitas konsumen terhadap produk nokia dengan           adanya hubungan disisi pelayanan purnajual yang berada dimana – mana; kemasan produk nokia yang bervariasi dari segi warna, bentuk dan model; dan dari sisi periklanan yang bervariatif dilakukan nokia untuk memanjakan konsumen   sehinnga sampai saat ini nokia masih eksis

Tanggapan dan kritik terhadap artikel:

1. Artikel ini bersifat deskripsi yaitu menceritakan / menjelaskan wacana yang ada dan focus  kepada wacana yang ada.

2.  Pembahasan penelitian menghasilkan antara lain:

. Alat komunikasi bukan lagi sebagai barang mewah saat ini kareana setiap orang pasti sudah bisa memilikinya, hal tersebut sangat positif karena informasi menjadi sumber penting dalam menciptakan value , two way dan direct communication juga sangat efektif, kecepatan pelayanan, ekspektasi dan tingkah laku pelanggan adanya hubungan personal.

b. Iklan sangatlah efektif untuk memperkenalkan dan mempromosikan suatu produk agar dapat di nilai konsumen bagus atau tidak, perusahaan nokia ini memperlihatkan bahwa iklan itu sangatlah penting sehingga mereka mempersiapkan angaran ikalan sebesar Rp.30.000.000,- unttuk pada bulan april diantaranya periklanan dari media surat kabar denagan biaya Rp.350.000/iklan, tabloid denagn biaya Rp. 1.000.000/edisi, siaran televise denang biaya 1.500.000/30detik dan mendistribusikan contoh produk secara gratis denagn biaya Rp. 100.000/ peti berisi 200 unit HP

c. Target pasar nokia adalah diferensiasi (peembedaan) yang dilihat dari sisi produk sehinnga konsumen dapat memilih produk tersebut sesuai keinginan dan kebutuhannya. Dari sisi pelayanan nokia memberikan kemudahan bagi konsumen bila terjadi masalah – masalah pada HP yang dibelinya, pelayanan ini merupakan pelayanan purna jual/ after sale, konsumen dating langsung ke graham nokia untuk mendapatkan pelayanan (service) yang memuaskan. Disis harga nokia hadir dengan harga yang terjangkau  dari kalangan menengah kebawah maupun menengah ke atas . dari sisi kemasan nia hadir dengan berbagai tipe warna,bentuk dan model sehinnga membuat konsumen dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhannya.

4. Kritik dan munculnya peluang pengembangan penelitian:

  1. Judul yang diangkat oleh kasus ini yaitu Raja pencet – pencet tak mau bergeser kurang begitu tepat karena seseorang tidak banyak mengetahui maksud dari judul tersebut, kalau bisa disarankan dalam kasus ini menggunakan judul Trade senter Nokia, eksistensi Nokia tak tergerus zaman, atau Tidak ada yang mampu menyaingi Nokia.
  2. Tujuan dan pembasan dalam kasus ini kurang akurat, dimana dalam kasus ini menyatakan bahwa konsumen sangat meminati produk nokia sehingga penjualan nokia tak terkalahkan oleh para pesaingnya. Data –data bahwa konusmen meminati nokia tidak ada bagaimana kita bisa menyimpulkan bahwa produk nokia itu sangat diminati konsumen sehinnga penjualnnya meningkat
  3. Di dalam artikel membahas menganai  periklanan produk nokia dari pemasangan iklan pada surat kabar lokal, majalah,  siaran TV dan pendistribusian produk secara gratis. Dari ke empat periklanan tersebut artikel ini tidak membahas yang mana yang lebih efektif  menjangkau  hampir seluruh konsumen sehinnga mengefesiensikan pengurangan biaya dari periklanan.

Review Pengaruh Kemasan Terhadap Kualitas

Pengaruh Kemasan Terhadap Kesan Kualitas

(Studi Kasus Produk Sampo Di Indonesia Dengan

Menggunakan Metode Penelitian Kualitatif)

Rizka Miladiah Ervianty, Herry Hudrasyah Kelompok Keahlian Strategi Bisnis dan Marketing.

Sekolah Bisnis dan ManajemenInstitut Teknologi Bandung

Jl Ganesha 10, Bandung

JOURNAL REVIEWS:

EKONOMI MANAJERIAL

Disusun Oleh:

Nama                           :Ridwan Ardiansyah

Npm                            : 11208051

Kelas                           : 2EA03

Mata Kuliah

Manajemen Pemasaran

DOSEN

Muhammad Yunanto

UNIVERSITAS GUNADARMA


Judul Artikel:

“Pengaruh Kemasan Terhadap Kesan Kualitas (Studi Kasus Produk Sampo Di Indonesia Dengan     Menggunakan Metode Penelitian Kualitatif)”

Penulis dan Sumber:

Rizka Miladiah Ervianty, Herry Hudrasyah Kelompok Keahlian Strategi Bisnis dan Marketing. Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung  Jl Ganesha 10, Bandung

Tentang isi Artikel:

Di dalam dunia pemasaran suatu produk tidak hanya dilihat dari segi iklan saja untuk menaikan jumlah penjualan dan memikat konsumen untuk membeli suatu produk tersebut  melainkan ada beberapa macam faktor  untuk memikat dan meningkatkan penjulaan, hal tersebut untuk membedakan(diferensiasi) produk yang perusahaan jual dengan perusahaan lain serta untuk memperkenalkan identitas produk tersebut berbeda di mata konsumen. Salah satunya dengan cara packing atau Kemasan.

Kemasan (packaging): aktivitas atau kegiatan dalam merancang dan memproduksi wadah atau bungkus suatu produk (Kotler, 2004; Keller, 1998). Kemasan mempunyai peranan  yang sangat penting dalam menarik perhatian konsumen, karena hal yang pertama kali dilihat oleh konsumen untuk mendeskripsikan suatu produk yaitu kemasan. Secara umum kemasan dapat dihubungkan dengan perilaku konsumen terutama pada penciptaan kualitas yang menarik (attractive quality) dari sebuah produk, keputusan pembelian (purchase decision) serta niat membeli (purchase intention) Continue reading

Bagaimana menulis tatacara daftar pustaka???

Berikut ini merupakan contoh dari bagaimana penulisan daftar pustaka pada penulisan makalah, skripsi atau penelitian dan lain sebagainya.

1. Penulisan daftar pustaka dalam pengambilan data dari buku, pertama; penulisan nama untuk awal menggunakan huruf besar terlebih dahulu setelah nama belakang ditulis beri (tanda koma), dimulai dari nama belakang lalu beri (tanda koma) dan dilanjutkan dengan nama depan, kedua; tahun pembuatan atau penerbitan buku, ketiga; judul bukunya ingat ditulis dengan mengunakan huruf miring setelah judul gunakan (tanda titik), keempat; tempat diterbitkannya setelah tempat penerbitan gunakan (tanda titik dua), dan kelima; penerbit buku tersebut diakhiri dengan (tanda titik). Seperti contoh dibawah ini:

  • Ali,  Chaidir (1980). Himpunana lengkap undang –undang dan peraturan ekstradisi. Jakarta: Penerbit Binacipta.
  • A. hasymi, MA ( 1962). Sejarah kebudayaan islam. Jakarta: bulan bintang.

2. Penulisan daftar pustaka yang lebih dari satu/dua orang penulis dalam buku yang sama. Pertama  tulis nama belakang dari penulis yang pertama setelah nama belakang beri (tanda koma) lalu tulis nama depan jika nama depan berupa singkatan tulis saja singkatan itu setelah nama pertama selesai beri (tanda titik) lalu beri (tanda koma) untuk nama kedua ingat dimulai dari nama belakang ya. Setelah penulisan nama kedua selesai dengan cara penulisan sama seperti nama pertama, nah jika tiga penulis gunakan tanda dan (&) pada nama terakhir begitupula jika penulisnya hanya dua orang saja, setelah penulisan nama selesai, Kedua; tahun pembuatan atau cetakan buku tersebut dengan diawali [tanda kurung buka dan kurung tutup/ (  )] setelah itu beri (tanda titik). Ketiga; judul buku atau karangan setelah itu beri (tanda koma) dan ditulis dengan huruf miring ok. keempat; yaitu penulisan tempat penerbitan/cetakan setelah itu beri (tanda titik dua : ) dan terakhir kelima; nama perusahaan penerbit buku atau tulisan tersebut dan diakhiri (tanda titik) ok. Seperti contoh dibawah ini: Continue reading